Monday, July 2, 2012

Mahar 1: Goldbar by Orori

Mahar adalah harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki kepada pihak mempelai perempuan, pada prakteknya, umumnya mahar berupa uang, perhiasan atau seperangkat alat sholat.

Mahar untuk pernikahanku nanti, insyaAllah terdiri dari 3:
1. 2 Goldbar, masing-masing seberat 5 gram
2. Uang senilai Rp. 41,112
3. Seperangkat alat sholat

Disini yang akan aku bahas adalah maharku dari si mas berupa emas batangan, ehem, atau emas koinan ya? karena lebih mirip koin daripada batang saking kecilnya.


Kenapa goldbar? Kenapa bukan perhiasan emas?
Karena si calon pengantin wanitanya tidak suka memakai perhiasan, dan dipikir-pikir, jika nanti sewaktu-waktu dibutuhkan (tapi jangan sampai juga sih), emas batangan lebih mudah dijual.

Lho kok dijual? Kan mahar kawin??
Yaelah, mahar ini, yang penting bukan suamiku nantinya yang dijual. Hihi.
Aku sendiri bukan orang yang mengagung-agungkan mahar, harus emas berton-ton, uang berjuta-juta, bagiku cukuplah ketulusan hati. *edarin kantong muntah*

Sebagai pasangan yang nyaris tanpa waktu luang untuk survey sana sini, alhasil lagi-lagi si mas menyerahkan sepenuhnya padaku dan si mas hanya tinggal membayarnya saja. Ga pa pa deh aku yang repot, yang penting uangnya. Haha.

Karena aku malas tidak punya waktu untuk membeli di Antam, aku menggunakan jasa Orori Grand Indonesia. Praktis, tinggal buka web-nya, tanya-tanya ke CS via chat online, pesan, bayar via ATM/online banking. Selesai.

Pesanan emas diantarkan ke-esokan harinya via kurir Orori. Pada saat si kurir datang ke kantorku, aku sendiri sedang makan siang di luar, aku meminta si kurir menitipkan pesananku ke security, tetapi si kurir ngotot untuk tetap menungguku datang, karena katanya emas itu harus diterima langsung oleh pemesan dan tidak boleh dititipkan. Nice!

Dengan dua pengalaman berbelanja yang menyenangkan di Orori, yaitu beli engagement ring dan goldbar, aku sangat terkesan dan sudah confirm untuk membeli wedding rings di Orori. :)

No comments:

Post a Comment